KUBUS PINTAR : TEKNOLOGI ALAT BANTU AKTIVITAS FISIK ANAK DISABILITAS TUNAGRAHITA RINGAN

Authors

Penulis: Arief Darmawan, Moh. Fathur Rohman; Editor: Eka Deviany Widyawaty;

Synopsis

        Teknologi bantu mengacu pada perangkat pengajaran dan pembelajaran yang dibuat untuk orang dengan kebutuhan khusus untuk memfasilitasi pembelajaran mereka [1]. Misalnya, anak tunarungu membutuhkan alat bantu dengar, mesin pembuat telinga, penyintesis suara, perpustakaan penguasaan keterampilan bahasa, kit diagnostik, audiometer impedansi, dan lain-lain. Di sisi lain, anak-anak dengan ketidakmampuan belajar akan membutuhkan hal-hal berikut untuk menjadi lebih efektif; penyintesis alfabet, permainan elektronik, baterai alat tes, fotometer, mainan, tutup botol, kartu kata, kertas karton, komputer, nerf nails, cat warna, dan sebagainya. Mereka yang memiliki gangguan penglihatan membutuhkan seperangkat bahan dan peralatan lain untuk mendapatkan akses ke pendidikan. Ini termasuk: tongkat, sempoa, mesin Braille, mesin thermoform, perekam digital, kertas Braille, komputer Braille, mesin tik digital listrik dengan memori, optacon, teleskop dan mesin baca [2].

        Perangkat teknologi bantu yang digunakan untuk menggambarkan baik produk maupun layanan bagi orang berkebutuhan khusus dapat dikategorikan sebagai teknologi rendah, teknologi menengah dan teknologi tinggi tergantung pada tingkat kecanggihannya [3] [4]. Perangkat teknologi rendah seringkali tidak elektronik. Mereka mudah dibuat atau diperoleh seperti mangkuk dengan papan komunikasi bibir, catatan tempel dan pegangan pena, mobil kata. Perangkat teknologi menengah di sisi lain termasuk buku audio, perangkat output suara sekali pakai, tape recorder, kalkulator berbicara, timer visual dan kursi roda.

ISBN : 978-623-5431-54-3

Referensi :

A. A. Omedc, "Reforms in special education for optimum educational attainment by persons with special needs for National Sustainability," Journal of Emerging Trends in Educational Research and Policy Studies, vol. 2, no. 4, pp. 296-300, 2011.

E. O. Adcninyi, " New perspectives in special needs education for national development," in 18th Annual National Conference of the National Association for Exceptional Children held at Educational Resources Centre, Abuja, 2008.

P. Cascly-Hayford and Lynch, "ICT and special needs education in Africa," Imfundo disability education Australia, Human opportunity commission, 2003. [Online]. Available: http://www/hrcx.gov.an/disabilityrights/cducation/cducation html education Australia.. [Accessed 19 February 2022].

M. E. &. E. A. S. Kings-Sears, " Premises, principles and processes for integrating technology into instruction," Teaching Exceptional Children, pp. 6-14, 2007.

C. W. J. B. &. M. D. Evans, "Using high and low technology to enhance self and peer assessment and feedback for pre-service teachers," Journal of Special Education Technology, vol. 25, no. 4, pp. 55-60, 2010.

B. R. B. D. P. S. M. S. S. S. Bryant, "Assistive technology and support provision," A selective review of the literature and proposed areas of Application Exceptionality, vol. 75, no. 4, pp. 203-213, 2010.

K. E. Nwachukwu, "The place of Assistive Technology(AT) in special needs education in Nigeria," The Journal of the National Council of Exceptional Children, vol. 2, no. 7, pp. 311-378, 2000.

R. W. a. W. O. Schlosser, "Effects of augmentative and alternative communication intervention on speech production in children with autism: A systematic review," American Journal of Speech Language Pathology, vol. 3, no. 17, pp. 212 - 230, 2008.

Published

7 December 2022

Series