Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

Authors

Penulis: Heni Voni Rerey, Flora Niu, Peny Wena Betsy Maran, Yeni Wardhani, Eyllonggia Mawene; Editor: Ruth Yogi;

Synopsis

       Pelayanan kesehatan masyarakat di Papua merupakan tantangan yang kompleks dan memerlukan pendekatan holistik serta upaya kolaboratif dari berbagai pihak. Papua merupakan wilayah yang geografisnya terpencil dan terfragmentasi, dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan dan infrastruktur yang memadai. Pelayanan kesehatan di Papua harus mengatasi berbagai masalah, termasuk tingginya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular, seperti malaria, tuberkulosis, dan HIV/AIDS, serta masalah gizi buruk dan kekurangan gizi. Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan peningkatan aksesibilitas, ketersediaan sumber daya manusia yang terlatih, fasilitas kesehatan yang memadai, dan upaya penguatan sistem kesehatan yang berkelanjutan. Selain itu, melibatkan partisipasi aktif masyarakat, pendekatan budaya sensitif, dan upaya peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan adalah langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Papua.

ISBN: 978-623-5431-98-7

Referensi:

Amalia, Fatma, (2001) “Peran Ganda Perempuan dalam Keluarga Kelas Bawah,” As-Syir’ah, vol. 35 no. 11.

Adrianto, H., & Yuwono, N. (2018). Penyakit Tropis: Dari Zaman Kuno hingga Abad 21 Terkini. Pustaka Abadi.

A.E. Dumatubun, (2002). (Staf dosen Jurusan Antropologi Universitas Cenderawasih), Kebudayaan, Kesehatan Orang Papua dalam Perspektif Antropologi Kesehatan, Antropologi Papua (ISSN: 1693-2099), Volume 1. No. 1, Agustus.

BPS (diolah Pusat Data dan Informasi, Kemenkes RI), 2015. Estimasi Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Dan Rasio Jenis. Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol. 5 No 1, April 2014: 15±21

Eni, (1997), A cognitive-affective model of organizational communication for designing IT.

D Te''eni - MIS quarterly, (2001) - dl.acm.org Ova Emilia, 2019. Interprofessional Education, Yogyakarta Felle.L, 2019. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura.

Indarswari, (1999). Fenomena Kawin Muda dan Aborsi; Gambaran Kasus, dalam Syafiq Hasyim (ed.),. Menakar 'Harga' Perempuan, cetakan ke-II (Bandung: Mizan, 1999).

Rerey,  H.  V.  (2016).  Ketika  Perempuan  Papua  Harus  Memilih.

Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Sartono, A., & Handarsari, E. (2020). Dukungan Ibu Kandung, Mertua dan Suami dengan Praktik ASI Eksklusif (0-6 Bulan) di Kampung Sereh Wilayah Puskesmas Sentani Papua. Jurnal Gizi, 9(1), 159-166.

Sinolungan, A. E. (2001). Psikologi Perkembangan Peserta Didik.

Manado: Universitas Negeri Manado.

Suprajitno. (2004). Asuhan Keperawatan Keluarga: Aplikasi dalam Praktik. EGC: Jakarta.

https://www.bps.go.id/pressrelease/2002/06/03/283/hasil-sensus- penduduk-2000.html

Suryawan, I. N. (2017). Lahirnya Zaman Bahagia: Transformasi Teologi Pribumi di Tanah Papua. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 1(1), 121-134.

Speziale, HJ & Carpenter, DR., (2003), Qualitative research in nursing: Advancing the humanistic imperative. (3rd,ed). Philadelphia: Lippincot Willams & Wlkins.

Undang-Undang RI No. 52 Tahun, 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga.

Undang-Undang Republik Indonesia. Nomor 5 Tahun 1979. Tentang Pemerintahan Desa.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 - Badan Pembinaan...www.bphn.go.id › data › documents PDF Translate this page

Wonmali, (2012). Perempuan sebagai harta dalam pandangan masyarakat adat Sentani.

Wojnar, D. M., & Swanson, K. M. (2007). Phenomenology: An Exploration.

Journal of Holistic Nursing

Yektiningtyas, W. (2008). Helaehili dan Ehabla: Fungsinya dan peran perempuan dalam masyarakat Sentani, Papua. (Doktor Disertasi), Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

 

Author Biography

Penulis: Heni Voni Rerey, Flora Niu, Peny Wena Betsy Maran, Yeni Wardhani, Eyllonggia Mawene; Editor: Ruth Yogi;

 

 

Published

25 May 2023